MRI ( Magnetic Resonance Imaging)

Apa itu MRI?

            MRi (Magnetic Resonance Imaging) adalah Teknik pemindaian radiologi yang menggunakan magnet, gelombang radio, dan komputer unutk menghasilkan gambar struktur tubuh. Mesin MRI berbentuk seperti tabung yang dikelilingi oleh magnet melingkar yang besar. MRI adala semcacam scanner yang mampu melihat hingga ke bagian organ dalam. Dalam pelaksanaannya, beberapa pemeriksaan MRI membutuhkan zat pewarna khusus yang disuntikkan lewat pembuluh darah guna meningkatkan ketepatan gambar pada hasil pemeriksaan.

Fungsi MRI?

            Tujuan utama sekaligus fungsi MRI adalah sebagai penunjang atau alat bantu dokter dalam memberikan diagnosis secara akurat kepada pasien mengenai masalah kesehatan yang dialami. 

Pemeriksaan ini akan menghasilkan gambar berupa organ, jaringan, dan sistem rangka dengan resolusi tinggi. Gambar tersebut dibutuhkan dokter untuk menentukan letak gangguan dan menentukan cara pengobatan paling tepat terhadap pasien sekaligus mengevaluasi efektivitas terapi. Selain itu, MRI adalah pemeriksaan yang sering dilakukan sebelum memutuskan suatu tindakan, sebut saja pada organ otak. Hasil yang diperoleh dari MRI dapat digunakan sebagai pertimbangan langkah operasi otak.

Organ apa saja yang dapat diperikasa lewat MRI?

  1. Tulang dan Sendi
  2. Saraf Tulang Belakang dan Otak
  3. Jantung dan pembuluh daarah
  4. Payudara
  5. Serta organ dalam lainnya

Bagaimana cara kerja MRI?

            Dalam pemeriksaan MRI, pasien ditempatkan di tempat tidur yang kemudian dimasukkan ke lubang magnet. Medan magnet yang kuat akan terbentuk dan menyelaraskan proton atom hydrogen yang kemudian terkena pancaran gelombang radio. Hasilnya berupa sinyal yang dideteksi oleh bagian penerima pada mesin MRI. Komputer lalu memproses informasi penerima dan menghasilkan gambar organ, tulang, atau jaringan lunka tubuh termasuk system saraf.

 

Keunggulan

  • Tidak menggunakan radiasi
  • Mampu mencakup sebagian besar tubuh
  • MRI jarang memunculkan reaksi alergi
  • Berfungsi untuk melihat penyebaran kanker dan menentukan langkah pengobatan terbaik
  • Tanpa pembedahan (non-invasif)
  • Gambar yang dihasilkan cukup jelas jika dibandingkan dengan teknik lainnya

Kelemahan

            MRI adalah pemeriksaan yang memanfaatkan teknologi magnet dan gelombang radio, bukan radiasi sinar-X, sehingga risiko radiasi dari prosedur ini cukup kecil. Oleh karenanya, MRI cukup ramah bagi pasien seperti ibu hamil.

 

Pemeriksaan ini juga tidak menimbulkan rasa sakit, dan hingga kini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa teknologi magnet dan gelombang radio dalam MRI memberikan efek samping terhadap pasien.

 

Meski begitu, dalam beberapa kasus, pasien merasakan sesak napas saat berbaring di dalam mesin MRI, terlebih bagi mereka yang memiliki trauma terhadap ruangan sempit. Karena itu, tak jarang dokter memberikan obat penenang sebelum pasien menjalankan MRI.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo!
untuk info lebih lanjut
bisa chat disini...